SAHABAT TERBAIK

SAHABAT TERBAIK


Diantara sekian banyak teman, ada yang bisa dipilih untuk menjadi teman yang terbaik. Pepatah arab menyebutkan : khairu jaliz fiz-zamani kitabun (sebaik baiknya teman sepanjang masa adalah buku).
“kitab” (buku) yang bernyawa , dinyatakan sebagai “khairu jalis” (sebaik baiknya teman) bahkan diambah dengan keterangan “fiz-zamani” (sepanjang masa). Mengapa buku dikatakan sebagai teman terbaik sepanjang masa?
Buku adalah representasi penulis dalam pemikiran, ide, gagasan, analisis, renungan, imaginasi, perasaan, atau hasil nalar dan emosi lainnya. Ketika seorang penulis menumpahkan buah akal atau hatinya ke dalam tulisan, maka pembacanya dapat menelaah, mengikuti alur tulisan, memilih ide dan gagasan, serta memahani maksud dan tujuan tulisan si penulis.
Dalam tulisan ilmiah, penulis mengajak pemcaba untuk merespon analisis ilmiahnya. Dalam tulisan fiktif, penulis mengajak pembacanya menerawang dunia imajinasi si penulis. Begitu seterusnyauntuk berbagai bentuk tulisan lain, karya tulis dapat mewakili penulis dalam berinteraksi dengan pembacanaya.
Kata “kitabun” dalam pepatah diatas bermakna umum, tidak terbatas hanya buku, tetapi mencakup segala yang tertulis seperti koran, majalah, komik, novel, surat, catatan harian, dan lain sebagainya. Bahkan juga mencakup kitab suci Al-Qur’an karena nama lain Al-Qur’an adalah al-kitab (QS. Al-baqoroh : 2)
Adapun kata “jalis” berakar dari kata “jalasa-yajlisu-julusan” yang berarti duduk. Dalam terminologi bahasa arab, kata “jalis” berarti teman. Seperti yang diungkapkan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW “sendirian lebih baik dari pada berteman yang buruk (jalisus-su’i) dan teman yang baik (jalisush-shalih) lebih baik dari pada sendirian, (HR. Al-Hakim3/343)
Dalam bermain tidak boleh sembarangan, sebagaimana diperingatkan oleh Rasulullah SAW diatas. Bacaan yang buruk dapat berdampak buruk bagi pola pikir, sikap, tutur kata, bahkan perilaku  pembacanya.
Membaca merupakan proses pelik yang melibatkan banyak organ tubuh manusia bukan hanya mata,  tetapi otak yang merupakan motor aktivitas manusia pun turut berperan. Bahkan bacaan yang negatif akan menjadi masukan bagi otak lalu diproses hingga menjadi pola pikir, sikap, tingkah laku pembacanya, disinilah pentingnya memilih bacaan yang positif, kreatif dan dinamis.
Memilih buku, haruslah dimkasudkan untuk dibaca, dikaji, diajak berdialog atau berinteraksi, bukan sekedar untuk dikoleksi atau dipajang, seperti plesetan seseorang saat mempelajari bab jama’ (kata plural) dalam bahasa arab, dia berseloroh,  “kitabun-kitabani-wisadatun (bantal)” dan “kitabun-kitabani-zinatun (hiasan)”
Menyadari pergaulan pada diri kita, maka bukanlah kita harus bergegas cepat menjalin persahabatan dengan teman teman terbaik ? menelaah buku, mengkaji kitab, membaca majalah, dan seterusnya dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari hari kita. Memulainya tidaklah berat, dan akan terasa ringan jika sudah terbiasa. Karena membaca merupakan kenikmatan intelegensi, refreshing otak, ,dan pengembaraan nalar.
Untuk menciptakan reading habit (tradisi membaca), perlu dilakukan upaya upaya masal. Seperti dengan menggelar pekan mambaca anak, pekan membaca untuk umum, pameran buku, perpustakaan rakyat, dan berbagai upaya liannya seperti dilakukan pemerintah mesir. Peran pemerintahan dalam hal ini sangat signifikan. Terutama untuk meningkatkan penyebaran buku buku murah terjangkau.
Namun sebagai masyarakat, bukan berarti kita harus menunggu kebijakan  yang belum tentu datangnya. Sudah saatnya masing masing individu kita membudayakan tradisi membaca sebagai manifestasi wahyu pertama : “iqro bismirobbikalladzi kholaq.” (Qs. Al- Alaq :1) miliu membaca harus terus diciptakan dan dibina dilingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Sehingga kebiasaan membaca menjadi bagian integral pada diri kita.
Kita beruntung  menjadikan  buku bagus sebagai sahabat karib , karena akan mendapat bimbingan, keakraban, dan kemesraan. Mari  jadikan buku buku bagus menjadi teman terbaik yang setia menemani setiap saat. Sangat beruntung lagi jika buku itu adalah Al-Qur’an.

Komentar

Postingan populer dari blog ini